- Back to Home »
- Cerita Ringan »
- Gue Go Blog Again ( Cerita di balik blog )
Posted by : suarezsaga
Kamis, 09 Januari 2014
Oke, tulisan di atas bacanya GUE GO BLOG AGAIN. Go dan Blog nya dipisah dan jangan dikait-kaitkan dengan kata "GOBLOK". Jika masih ada kaitan itu hanyalah fiksi dan kebetulan semata, tanpa ada rekayasa dan hanya ada kemiripan sedikit.
Setelah hampir 6 tahun meninggalkan dunia Blogger, aku kembali lagi. Yah, aku masih ingat 6 tahun yang lalu di mana internet adalah barang mewah. Ketika itu aku baru menginjak semester 1. Aku lihat-lihat kok sepertinya asik gitu di blog, apalagi ditambah munculnya si kambing jantan Raditya Dika yang tenar karena menulis blog, tiba-tiba saja blog menjadi mainstream. Nah, masalahnya aku juga mulai tertarik, tapi saat itu aku tidak menuliskan kehidupan sehar-hari yang konyol seperti mas Dika, waktu itu urat maluku belum putus. Aku menulis tentang klub kebanggaanku AS Roma. Alamatnya kalo nggak salah romanisti.blogspot.com, tapi entahlah blognya sudah tercecer kemana-mana, mungkin sudah ditelan oleh tiap kabel di server google sono. Di blog itu, aku sempat menulis 5 postingan dan berhenti sampai di situ karena aku merasa lama-lama kok garing gitu. Akhirnya blog itu kutinggalkan. Tak pernah dibuka dan mulai muncul sarang laba-laba di mana-mana. Pernah sih aku iseng-iseng cari, tapi nggak nemu juga. Mungkin dugaan Sherlock Holmes benar, blognya udah tenggelam di server google dan tak dapat bangkit lagi. Dia tersesat dan tak tau arah untuk dilogin. Dia tanpaku hanyalah blogspot ( kok jadi nyanyi ?).
Ngomong-ngomong soal blog, memori 6 tahun silam selau terbuka. Ada satu kejadian sahabat saya, sebut saja Tangkai ( karena bunga-nya sudah terlalu mainstream ), dan dia adalah cowok. Enam tahun silam adalah masa-masa jaya Friendster, nggak percaya ? tanya aja sama ABG-ABG generasi kelahiran 2006-2009 yang udah duluan kenal internet, pasti punya. Friendster adalah saksi bisu ke-alay-an di masa ABG. Bahkan yang sekarang sedang demo anti-alay pun waktu pake friendster pasti alaynya parah. Sebagai contoh, aku dulu pertama kali buat friendster tahun 2007, pake nama asli. Pas udah kenal dunia luar di Jogja ini, aku agak malu. Kenapa ? Karena nama friendster-ku pake nama asli, dan rata-rata teman pake nama alay. What the... ternyata dulu kalo nggak alay nggak seru, aku jadi mengerti bagaimana perasaan-perasaan para alay jaman sekarang. Oke, kembali ke topik. Si Tangkai ini punya kenalan di friendster, cewek cantik bening nan aduhai keturunan papa mamanya, yah sebut saja Keladi ( daun keladi mirip sama lambang hati cinta, sebagai perbadingan lihat gambar di bawah ).
Nah, si Tangkai ini kenalan sama nih cewek. Mereka pun aktif nge-posting di komentar profil. Ada saat ketika saling komentar itu menjurus ke modus, kalo saja di zaman itu udah ada istilah modus untuk seseorang yang lagi PDKT, pasti banyak yang bakal bilang MODUS !
Suatu hari, 3 bulan setelah mereka begitu dekat di dumay ( dunia maya ), aku ke kosnya. Ketika tiba, aku mendapati Tangkai tengah bersiap mandi, karena saat itu mau kuliah juga, tak lama kemudian dia pergi ke kamar mandi. Nah, pada saat itulah aku iseng buka-buka kompi dia, siapa tau nyimpan bokep sampe 50 GB. Pas buka folder foto, isinya banyak foto si Keladi. Cantik memang sih, tapi sayang hanya bisa dilihat di friendster dan lewat hape. Tak lama kemudian, Tangkai selesai mandi dan ganti pakaian. Kami pun capcus ke kampus. Di tengah perjalanan, Tangkai bertanya, "Gimana sih cara buat blog ?". Aku jawab, "Ada beberapa hal yang mesti disiapkan, mblo...", Tangkai bertanya lagi, "Apa aja ?", dengan gaya seperti di film-film, seolah ada adegan yang langsung mempraktekkan narasiku, aku jawab dengan cara diplomatis, "perlu koneksi internet....". "ZZZZZZZZZZZZZZ....", kata Tangkai. Singkat cerita, aku pun mengajarinya membuat blog.
Sudah hampir sebulan semenjak aku mengajari Tangkai membuat blog, aku bertemu dengannya di kampus, tampak sedih. Aku pun mengajaknya makan siang. Aku coba gali-gali ( bukan gali lubang hidung ), ia pun mulai bercerita. Ternyata si Keladi sudah mempunyai pacar, padahal Tangkai sudah membuatkan blog khusus untuk Keladi. Dengan wajah muram dan tak bisa diajak bercanda, ia tak semangat lagi membicarakan Keladi. "Padahal aku punya bakat membuat gadis-gadis terpesona...", katanya. Masalah sebenarnya adalah, kalian tidak pernah ketemu..., dalam batinku. Tangkai memperlihatkan SMS dari Keladi yang berisi, "Tangkai, maaf ya, aku terkesan banget dengan puisi yang kamu buat khusus untuk aku di blog kamu.... tapi aku baru aja jadian sama orang lain... maaaafff banggeeettt :(".
Aku pun penasaran dengan blognya. Aku coba buka. Ada 2 hal yang aku pertanyakan. Pertama adalah template yang berwarna pink dan penuh blink-blinknya. Oke ini buat cewek, tapi ini pink cerah dan sangat merusak syaraf penglihatan, lama-lama norak gan. Kedua adalah sejak kapan ini anak jadi puitis ? Aku baca seluruhnya. Dari itu, aku mempelajari sesuatu, orang yang semakin terdesak dia akan semakin kreatif. Begitu yang terjadi pada Tangkai. Ia terdesak oleh rasa cintanya kepada Keladi, hingga ia tak tahu bagaimana cara meluapkannya. Untuk bertemu hampir tidak mungkin, karena lokasi keduanya berjauhan. Menjadi kreatif adalah satu cara komunikasi yang efektif. Sayang sekali, kreatifitas Tangkai tidak menghasilkan sesuatu yang diharapkannya, tetapi berhasil membuat Keladi terkesan.
Ada lagi yang aku dapatkan di kejadian ini, yaitu jangan berharap dapat cewek cantik banget di dumay, karena kamu hanya akan menjadi mimpi dan khayalan menjelang bobo ( mayoritas gitu... aku ndak :p ).

"Nah, pada saat itulah aku iseng buka-buka kompi dia, siapa tau nyimpan bokep sampe 50 GB." boleh juak toek.....kasihan tangkai nasib kok ampir bareng dengan aku ya....tapi dia duluan kayaknya yg kenaktakdir toe...wkwkwkwkwkwkwk i like your writing.....and Keep On Mas Ares
BalasHapussantai ger, untungnya sekarang dia udah punya pacar, hahaha
Hapus